Mengukir
satu potret dalam lembaran kehidupan.
Menyadarkan
jiwa dan raga bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam mengukir sejarah
peradaban.
26-29 September 2012 di Training
of Traineer (TOT) Blog dan Sosial Media di Putra Mulia Hotel Jl. Gatot Subroto No.62 Medan yang
diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Forum TBM dengan Direktorat PPTK PAUDNI
Kemdikbud membuka mata hati betapa banyak putra putri bangsa bertebaran di bumi
persada Indonesia yang sangat butuh dekapan hangat kita. Bisa melalui
pendidikan anak usia dini, pendidikan nonformal maupun informal.
Dari sekian
banyak program-program yang ada, Taman Bacaan Masyarakat sudah menempati ruang
khusus di hatiku. Awalnya aku separuh hati memenuhi permintaan temanku untuk
menggantikannya mengikuti training dimaksud.
Jujur aku sama sekali tidak memahami segala sesuatu tentang TBM Sinar Bulan
Rantauprapat yang digawe ibu Fitri
istri sesosok yang kukagumi karena akhlaknya yang mulia. Tapi aku tau satu hal.
Ini adalah kegiatan sosial untuk perbaikan ummat. Dan aku suka hal itu.
Seperti
katak dalam tempurung. Ungkapan yang cocok buat buatku kali ini. Duduk setara
dengan relawan-relawan hebat, putra putri terbaik bangsa yang mendedikasikan
diri, pikiran bahkan harta demi sebuah misi budayakan membaca. Membaca apa saja
yang tampak maupun tak tampak pada pandangan mata. Lalu meralisasikannya dalam
aksi-aksi nyata.
Belasan
utusan dari TBM se Indonesia berpadu dalam gempa literasi. Saling menyebar
virus yang siap disebar ke seantero jagad raya. Bermimpi bersama membangun
ikatan persaudaraan dalam jejaring sosial media. Mendekatkan yang jauh,
merapatkan yang dekat. J

